Page 610 - Proceedings Collega2023
P. 610
PERBANDINGAN CITRA WANITA MINANGKABAU:
ROMAN SABAI NAN ALUIH & NOVEL SENANDUNG SABAI
Djusmalinar
Faculty of Humanities and Social Sciences,
Prince of Songkla University, Pattani Campus
djusmalinar.d@psu.ac.th
Abstrak
Roman yang terkenal dari Minangkabau adalah Sabai Nan Aluih (1964). Watak Sabai ini kemudian
dmunculkan kembali dalam bentuk novel popular dengan judul Senandung Sabai (2015). Kedua-dua karya
sastra ini akan dibandingkan mengenai citra wanita yang bernama Sabai. Artikel ini menggunakan metod
kualitatif dengan teknik mendeskripsikan citra Sabai pada kedua-dua karya sastra tersebut. Untuk
menganalisis citra Sabai digunakan teori kritik feminis Sugihastuti (2000) mengenai citra wanita. Teknik
yang dilakukan melalui cara membaca dan memilah lalu menganalisis bagian-bagian yang mengandungi
citra wanita .
Hasil kajian mendapati bahwa pertama, kedua-dua karya tersebut sama-sama menggunakan
nama Sabai sebagai nama watak. Kedua, karya yang dihasilkan berbeza zaman dan bahasa; Sabai Nan Aluih
dicetak pada tahun 1964 dengan menggunakan bahasa Minangkabau, manakala Senandung Sabai dicetak
pada tahun 2015 dengan menggunakan bahasa Indonesia. Ketiga, watak Sabai dicitrakan sebagai wanita
pemberani ketika mengambil keputusan.
Kata Kunci: Karya Sastra, Minangkabau, Sabai, Citra, Wanita
International Conference on Local Wisdom of the Malay Archipelago (COLLEGA 2023) Page - 597 -

